Sunday, September 19, 2010

Salam Pembuka

Alhamdulillah, puji syukur saia ucapkan pada satu-satunya zat yang memang layak disematkan padanya segala pujian dan sanjungan. Bukan hanya karena sgala anugerah yang tlah Dia limpahkan, tapi juga atas terbitnya kembali blog saia yang baru ini. Bukan apa-apa ya, pasalnya blog saia yang lama udah nggak tau lagi gimana kelanjutannya. Alasan klasik memang, gara-gara lupa sama passwordnya, hilang sudah blog yang pertama. Tapi nggak apa-apa lah, lagian juga blog pertama itu belum sempat nongol satupun tulisan didalamnya ( eng!, niat nulis apa nggak sih???????? ^_^)
Selanjutnya, untaian doa shalawat dan salam buat Nabi junjungan, rajanya para anbiya wal mursalin, tokoh paling berpengaruh nowor wahid dunia(ini katanya om M. Heart lho ya!), sang ahli sekian banyak ilmu dan pengetahuan(buktiin aja kalo nggak percaya), seorang pejuang yang paling tangguh di medan laga, namun juga paling lembut dalam keluarga dan rumah tangga, siapa lagi kalo bukan Nabi Muhammad Shallalhu 'alaihi wa sallam..

Nah, udahan dulu muqoddimahnya...

Sebenarnya, sudah lama niatan ini terpendam. Terkubur dalam rongga yang kelam(soalnya didalam rongga emang gelap). Menunggu saat yang pas untuk dimuntahkan. Dan kini, tibalah saatnya keluar dari persembunyian. Karena emang keluarnya 'termuntahkan', jadilah tulisan ini agak 'berselamak peyak' kelihatannya. Maklum saja, ini emang guratan tak tertata. Mungkin juga cuma sekedar memenuhi deret panjang para pengguna blog di seantero dunia. Tapi nggak papa lah, namaya juga baru dimulai. Semoga tulisan edisi kali ini, bukan jadi yang pertama dan yang terakhir sebagaimana dah terjadi di blog saia yang sebelumnya. Sebab ada pepatah orang di planet saia, katanya 'sekali payung terkembang, pantang ditutup kembali'(masa' sih?pake gayanya Aya PPT 4). Nah, itu dia yang mau saia usahakan. Moga kedepan akan banyak rentetan guratan yang bisa kita liat sama-sama dari blog saia ini, Elspasiba balshoi.

Eits, jangan salah dulu. Ini bukannya bahasa arab(coz pake "el" didepannya). Bukan juga dari bahasa spanyol, apalagi bahasa jadulnya yunani(yunani kuno maksudnya). Tapi, ini perpaduan dua bahasa yang sejujurnya agak dipaksakan, hehe. Maklumlah, namanya juga anak muda. Agak semaunya aja. Tapi tentu tetap masih punya makna (pastinya). Yang sesuai dengan maksud si empunya tulisan sendiri. Lain kali akan saia bicarakan soal yang satu ini, insyaallah.

Karena ini masih dalam tahap pembukaan, saia cukupkan sampai demikian. See u next...!
Wassalam